Diet Mayo: Pola Ketat yang Banyak Disalahpahami

Diet Mayo: Pola Ketat yang Banyak Disalahpahami

Diet Mayo sering dianggap sebagai metode cepat menurunkan berat badan. Namun, ada banyak kesalahpahaman tentang diet ini. Versi aslinya dikembangkan oleh Mayo Clinic, berfokus pada pola makan sehat jangka panjang. Akan tetapi, di Indonesia sering dikenal versi modifikasi yang hanya 13 hari, dengan aturan ketat rendah kalori.

Dalam praktik populernya, diet Mayo melarang garam dan menekankan konsumsi sayur, buah, serta protein tanpa lemak. Karena kalorinya rendah, berat badan memang cepat turun. Namun, hasil tersebut sebagian besar berasal dari kehilangan cairan tubuh, bukan lemak.

Diet Mayo versi singkat berisiko membuat tubuh lemas, mudah pusing, dan kekurangan nutrisi. Jika dilakukan tanpa pengawasan, berat badan akan kembali naik begitu pola makan normal dilanjutkan.

Sebenarnya, program resmi Mayo Clinic lebih sehat, menekankan perubahan gaya hidup seperti banyak makan sayur, mengurangi gula, serta rutin olahraga. Jika diterapkan dengan benar, diet ini bisa berkelanjutan.

Maka, penting membedakan antara diet Mayo asli dan versi populer yang ekstrem.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *