Bagaimana Intermittent Fasting Bekerja?

Bagaimana Intermittent Fasting Bekerja?

Saat tubuh tidak menerima makanan selama beberapa jam, kadar insulin menurun secara signifikan, memungkinkan tubuh untuk mengakses cadangan lemak sebagai sumber energi. Selain itu, puasa memicu proses autofagi, yaitu proses perbaikan sel yang membantu membersihkan sel-sel yang rusak.

IF juga dapat meningkatkan sensitivitas insulin, menurunkan peradangan, dan mendukung fungsi otak dengan meningkatkan produksi hormon BDNF (brain-derived neurotrophic factor). Ini menjadikan IF tidak hanya bermanfaat untuk menurunkan berat badan, tetapi juga berpotensi memperlambat penuaan dan meningkatkan kesehatan metabolik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *