Diet Low-FODMAP
Diet Low-FODMAP membatasi konsumsi makanan fermentable oligosaccharides, disaccharides, monosaccharides, dan polyols untuk mengurangi gejala IBS seperti kembung, gas, dan diare. Keunggulannya adalah perbaikan pencernaan signifikan, penurunan ketidaknyamanan, dan peningkatan kualitas hidup bagi penderita IBS. Kekurangannya adalah sulit dijalankan tanpa panduan ahli gizi, banyak makanan sehat dibatasi, dan fase reintroduksi harus diperhatikan agar nutrisi tetap seimbang. Diet ini efektif jangka pendek untuk mengurangi gejala IBS, tetapi perlu strategi agar tetap memadai dalam asupan vitamin, mineral, protein, dan serat.